27ku dengan sebuah penampilan yang bedA
AKu adalah sebuah makhluk yang menikmati hidup.. meski kadang tak jelas, tetapi pada dasarnya aku ingin menikmati hidup yang pendek ini, di mulai dari ultah ku ke 27.. busyet udah tuwir ya.. emang gua pikirin.. yang penting enjoy menikmati hidup ini.. tak ada yang lebih berarti daripada menikmati hidup ini…
tanggung jawab?? aku tetap pikirkan.. tetapi kesenangan aku tak akan tinggalkan, karena aku hidup sebagai insan yang tertekan…. jangan di baca kalo gak suka…
ini gambarku dengan umur 27…



dengan umur seperti ini, tulangku semakin keras sehingga mudah sekali patah,.. kulitku semakin keras dan prilaku-ku semakin keerass.. terlihat sebuah wajah dengan pribadi yang sangat keras.. aku katakan.. jangan halangi aku..


May 14th, 2009 - Posted in Nggedabrus | | 3 Comments
Suatu Hal yang kecil
melakukan hal-hl kecil sering kali kita remehkan, tetapi pada implementasinya melakukan hal2 kecil adalah sebuah tindakan yang bisa menghasilkan sesuatu yang besar.
mulai dari pemikiran simple, dan memikirkan sesuatu yang bisa di bilang omong kosong dan tak berguna..
semua pernyataan tersebut menibulkan sebuah motifasi berfikir yang luar biasa dalam diri manusia.
au achh.. males nulis.. mau lakukan sesuatu tersebut sekarang!!!
March 12th, 2009 - Posted in Nggedabrus | | 1 Comments
Bendera sudah dikibarkan.. Pantang untuk diturunkan
aku gagal, berkali kali.. kali ini pada garapan proyek.. orang yang terpercaya begitu manis pertamanya, mulai dari awal sebenernya udah kecewa, tetapi tetap tak prioritaskan karena ukhwah teman tak pertahankan,
ternyata kenyataan di lapangan semuanya palsu, semua omongannya gak bisa di pertanggung jwabkan.
siapa yang kena imbasnya?? AKU
siapa yang bertanggung jawab atas ruginya proyek ini ? AKU coex
gak sedikit sudah yang kurelakan demi menjaga namaku. semuanya mengecewakan.
sekali lagi aku harus mengencangkan ikat pinggang untuk proyek kali ini.
tapi apa hendak di kata, nasi sudah menjadi bubur, aku harus tetap berjalan pada kondisi yang buruk ini.
hingga aku tiap hari harus berteriak.. “ini sangat mudahhhh” berkali kali setiap hari untuk memupuk semangat kerjaku.
tapi sekali lagi, aku gak akan menyerah dengan keadaan ini, sekali lagi ini untuk sebuah nama.
dengan di landasi itikad baik, aku tetap harus berjalan meskipun tertatih tatih..ada kalanya manis itu di reguk, tapi sekarang aku harus merasakan pait yang sangat getir.
akhir kata.. SEMANGATTTTTTTTTTTTTTTTT….
March 6th, 2009 - Posted in Nggedabrus | | 0 Comments
Idul Adha
DI Kampoeng mu sana.. apalah arti Hari Raya dul Adha, apakah bisa saling merasakan kebahagiaan, kebersamaan, saling berbagi dan saling bahu membahu bergotong royong merasakan nikmatnya daging qurban?
Merasakan Kebhagiaan ini team ku ikut berbahagia ikut merasakan tawa dan senyum warga kampoeng. meskipun masih jatuh bangun tetapi kami telah berbagi dengan sesama..

Aneh khan liad Setan (jaylangkung) ini pake sarung???.. wkakkakkawkak
December 8th, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 2 Comments
Minggu Yang Sama dan lebih kreatip lagi
masih di basecamp RT RW NET yang kumuh, hari minggu menjelang, samsi dan koreng masih ada tugas instalasi pagi hari, aku?? zzzzzzzzzz bobo hiks hiks… karena malem masih harus lembur beberapa surat perjanjian serta proposal yang harus selesai pada dini hari.
Hari menjelang siang aku bangun jam 10, semua orang telah keluar, tinggal koreng yang ada di front office, minggu menjelang semua orang menikmati liburan, aku dan koreng ngentang minggu2, “ngerjaiin apa nich enaknya renk?”…
“lha yo embuh.. gak eruh.. sembarang..”
aku “$%&^*^&%$%&^*()&^%$&^*( ”
hari minggu begitu membosankan, gak ada pekerjaan yang berarti, selain mengurus semua administrasi, mo di rapikan dan di buat lebih rapi, barangkali ntar bisa ngangkat sekretaris cantix (more…)
November 23rd, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 3 Comments
Hampir Berakhir
Alhamdulillah hirobbil alamin, krisis di tubuh team ku sudah hampir berakhir, satu persatu permasalahan di hadapkan pada sebuah solusi praktis.
Mendung hitam yang menyelimuti team ku sudah hampir berakhir, ku ucap syukur karena mu TUHAN, (meskipun aku hampir tak pernah menghiraukanMU)
kondisi krisis yang membikin aku hampir tak punya akal sehat, di balik menjadi sebuah motivasi cobaan.
sumpah serapah yang ku ucap untuk beberapa orang yang membuatku terpuruk kemarin, sudah berjalan dan akan selamanya berjalan. dan tak akan berubah sampai kapanpun.
cobaan yang menimpa team ku, yang memuatku tak bisa tersenyum beberapa minggu, kini merubah segalanya menjadi mungkin. aku dirikan team lagi kecil2an untuk menopang sandaran keterpurukan beberapa dekade lalu,
team 8080, team 8686, team arayyan
semua dalam satu naungan JM-NETWORK.
sekarang semuanya sudah berjalan, meskipun perlahan tapi pasti.
satu pelajaran yang kuambil dalam keterpurukan lalu.
“Adakah yang paling menyedihkan dari pada meninggalkan pekerjaan yang belum selesai?”
“Ada.. yaitu tak pernah memulai pekerjaan tersebut”
sekarang kita memulai, tidak ata kata berakhir, bendera sudah di kibarkan, dan pantang untuk di turunkan.
selamat tinggal kegagalan, harga mu begitu mahal..
November 14th, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 0 Comments
kapok Sambel
krisis dalam tubuh team belum berakhir, pembayaran project belum juga cair, aku harus memutar otak 2 kali lipat karena banyak sekali tanggungan yang belum kebayar, mungkin beberapa yang kecil2 malah gak bisa kebayar,
namaku tercemar di kalangan bisnis karena melesetnya waktu pembayaran rutin tiap bulannya, aku sudah tak berdaya segala tenaga dan upaya sudah kulakukan,
KOTOR.. birokrasi itu sangat KOTOR..
jika secara teknis aku bisa bicara 1 + 1 = 2 , tetapi secara administrasi bilang bahwa 1 + 1 = 10 -2..
BANGSAT.. aku kapokk..

Fuck Of Birokrasi
sekalian ada order lagi tentang pemerintahan ini lagi.. keputusan untuk menerimanya atau menolaknya ada di tanganku, tetapi para penjahat itu benar2 RAKUSSSSSSSS, aku menolaknya, tetapi mereka begitu kenyang dan enak untuk memberiku pekerjaan yang membebani otakku hingga mecotot..
tuhan.. dosakah aku.. aku gak tau.. yang kupikirkan sekarang adalah bagaimana bisa keluar dari permasalahan ini..
semoga bisa cepat selesai di akhir bulan ini.. kita langkahkan kaki menuju era baru lagi..
SEMANGAT KU JAYLANGKUNG oktober 2008
===============
teringat masih mahasiswa dahulu yang berkobar semangat untuk perubahan menentang korup dan kolusi..
dan sekarang berbalik arah 180derajat..
semangat yoookkkkkkkkkkkkkkkkkkk…. SUMPAH SAYA.. saya tak akan berhenti sebelum pemuda bangsa sadar akan pentingnya tanggung jawab di punggungnya.
October 29th, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 1 Comments
Paku dan Emosi
Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Ayahnya berusaha keras untuk membuang sifat buruk anaknya. Suatu hari ia memanggil anaknya dan memberinya sekantong paku. Paku? Ya, paku!
Sang anak heran. Tapi, bibir ayahnya justru membentuk senyum bijak. Dengan suaranya yang lembut, ia berkata kepada anaknya agar memakukan sebuah paku dipagar belakang rumah setiap kali marah. Ajaib!
Di hari pertama, sang anak menancapkan 48 paku! Begitu juga dihari kedua, ketiga, dan beberapa hari selanjutnya. Tapi, tak berlangsung lama. Setelah itu jumlah paku yang tertancap berkurang secara bertahap. Ia menemukan fakta bahwa lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan begitu banyak paku ke pagar.
Akhirnya, kesabaran itu membuahkan hasil. Si anak telah bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabaran. Ia bergegas memberitahukan hal itu kepada ayahnya. Sang ayah tersenyum. Kemudian meminta si anak agar mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya berhasil mencabut semua paku yang pernah ditancapkannya. Ia bergegas melaporkan kabar gembira itu kepada ayahnya. Sang ayah bangkit dari duduknya dan menuntun si anak melihat pagar dibelakang rumah itu.
“Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku. Tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya”, kata si ayah bijak.
Sang ayah sengaja memotong kalimatnya pendek-pendek agar si anak bisa mencerna maksudnya dengan baik. Si anak menatap ayahnya dengan sikap menunggu apa kelanjutan ujaran ayahnya itu.
“Ketika kamu melontarkan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu itu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain. Kamu dapat dapat menusukkan pisau kepada seseorang, lalu mencabut pisau itu. Tetapi, tidak peduli berapa kali kamu akan meminta maaf, luka itu akan tetap ada. Dan, luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik”, ucap sang ayah lembut namun sarat.
Sang anak membalas tatapan lembut ayahnya dengan mata berkaca-kaca. Pelajaran yang diberikan ayahnya begitu tajam menghujam relung hatinya
October 22nd, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 1 Comments
The Truth is out there
Umur semakin membuatku mengerti, akan hidup ini, pengelaman yang tiada henti, hampir bankrut dan berjalan tertatih-tatih, membuatku semakin mantap untuk melangkah ke depan.
belum.. hal ini belum terlewati, keadaan krisis di dalam tubuh team ku semakin parah, sehabis hari raya yang seharusnya membuat ku semakin jelas menatap pekerjaan, menjadi lemah lunglai di karenakan sikap yang tidak dewasa dari ku,
dan anehnya, aku berfikir selalu sendiri, emncari solusi sendiri dan melewatinya dengan orang-orang team ku, kalo ditanya jay nanti jgn lupa bla bla bla..
pasti lupa deh.. kagak mungkin inget., tau dah pikiranku sealu gak fokus, seperti ini baru terjadi dalam hidupku, tenaga dan fikiranku semakin habis, bernafaspun susah.
apa yang harus kulakukannnnnnnnnn??

kebenaran yang selalu ku kedepankan, kejujuran yang selalu ku utamakan, semakin memudar.. sirna di telan waktu yang semakin lama menuntut perubahan hidup.
korupsi nyata di depanku.. dan aku melihat dan menandatanganinya..
oh tuhan apakah ini sudah budaya?? tenaga teknis dan jasa untuk memajukan pendidikan indonesia berubah menjadi ajang bisnis dan tempat mencari makan para koruptor..
dimanakah kebenaran??
dimanakah kejujuran??
jawabnya mungkin .. kebenaran itu ada diluar sana.. (more…)
October 20th, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 0 Comments
Memaknai lebaran kali ini
Tak se-spesial lebaran pada waktu aku kecil dulu.. tak ada kegelisahan tuntutan orang, tak memikirkan urusan duniawi.. yang penting aku bisa dapet “galak gampil” (angpaw) dari family ato tetangga-tetangga, puasa juga mulai dari smu udah jarang.. beberapa tahun yang lalu, setiap kali bulan ramadhan malah parah gak pernah puasa sama sekali. terjadi pas sibux2 nya kuliah.. (emang pernah masuk kuliah??)
kali ini disibukkan dengan urusan kerjaan. terus terang banyak sekali menyita waktuku, belum lagi beberapa personil team yang ngomong nya gak enak di telinga, terpaksa ku keluarkan tanpa alasan yang jelas alias aku benar2 sakit.
bukannya malah gembira karena banyaknya project yang datang, tetapi malah pusing karena proposal udah masuk beberapa bulan yang lalu, kenapa??? jawabnya adalah harga dolar saat ini, yang bikin sakit hati adalah naiknya harga barang yang semakin tajam.
apalagi kalo ngeliat pedagang, ini adalah kesempatan pedagang menaikkan harga barang, apalagi kalo naik harganya, susah turunnya.
semoga badai ini cepat berlalu.. krisis ini membuat badanku ngilu.. dan sakit2an berhari2..
tak ada kata lainnya selain mempercepat proses selesainya project2 ini,
jika ingat waktu kecil dulu, aku begitu semangat berpuasa, hingga benar2 tergetar hati mendengar kalimat takbir, sekarang tak tergetar lagi..
tuhan.. jika dulu aku berharap cepat dewasa.. sekarang jika inget masa kecill.. aku inginkembali menjadi kecil.
October 15th, 2008 - Posted in Nggedabrus | | 0 Comments
